Kunjungan Wisata Sumenep Semester I 2026, Tembus 1 Juta Lebih

FOTO: Wisatawan tampak membludak di salah satu destinasi wisata pantai di Kabupaten Sumenep, Pantai Air Tawar Badur (dok./beritakan.co.id)

SUMENEP, beritakan.co.id – Sektor pariwisata Kabupaten Sumenep menunjukkan tren positif sepanjang semester I tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Sumenep mencatat total kunjungan mencapai 1.048.105 wisatawan domestik dan 169 wisatawan mancanegara.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, pelaku wisata, dan masyarakat.

“Kami bersyukur angka kunjungan terus menguat. Tahun ini kami fokus pada penguatan promosi digital, peningkatan kapasitas pengelola, dan pembenahan fasilitas dasar di 36 titik destinasi. Ini agar wisatawan tidak hanya datang, tapi juga nyaman dan mau kembali lagi,” kata Faruk.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menambahkan bahwa pertumbuhan kunjungan juga ditopang oleh pelaksanaan agenda event budaya secara rutin sesuai kalender pariwisata daerah.

“Pemerintah daerah secara berkelanjutan melaksanakan pembenahan pada berbagai titik destinasi wisata. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan rasa nyaman bagi para pengunjung,” ujar Fauzi.

Saat ini Sumenep memiliki sedikitnya 36 titik destinasi wisata yang tersebar di daratan dan kepulauan. Ragamnya meliputi wisata alam, sejarah, budaya, hingga bahari yang menjadi sektor unggulan.

Tiga destinasi dengan tingkat kunjungan tertinggi masih dipegang oleh Pantai Slopeng, Museum Keraton Sumenep, dan Pantai Lombang. Ketiganya ramai dikunjungi terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

Faruk Hanafi juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan. “Ke depan kami akan dorong desa wisata dan ekonomi kreatif agar dampak pariwisata benar-benar dirasakan masyarakat. Kami juga terus benahi aspek kebersihan, keamanan, dan aksesibilitas,” pungkasnya.

Pemkab Sumenep berharap sinergi seluruh pemangku kepentingan dapat menjaga tren positif ini, sekaligus meningkatkan daya saing Sumenep di tingkat regional dan nasional.(itn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *