Festival Klenengan Sumenep 2026 Digelar Malam Ini, Ajak Warga Jaga Warisan Gamelan Madura

FOTO: Ilustrasi (dok,/created meta ai)

SUMENEP, beritakan.co.id – Alunan gamelan Madura akan menggema lagi di pusat kota malam ini. Festival Klenengan Sumenep 2026 digelar sebagai upaya nyata melestarikan warisan musik tradisional yang menjadi jati diri masyarakat Bumi Sumekar.

Acara dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 19.00 WIB di Lapangan Kesenian Gotong Royong, Sumenep.

Sebanyak tujuh grup musik tradisional pilihan akan tampil mengisi panggung. Daftar penampilnya adalah Indah Family, Bunga Family, Putri Family, Putri Sastrea, Putri Ayu, Putri Kenedes, dan Putri Family Indah.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Perpustakaan Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, mengatakan festival ini adalah ruang penting bagi keberlangsungan seni tradisi.

“Festival ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam pelestarian dan perlindungan kekayaan budaya lokal, agar tidak tergerus perkembangan zaman,” ujar Faruk pada Sabtu, 11 Juli 2026.

Faruk menambahkan, klenengan adalah bagian dari sejarah panjang Sumenep. Musik gamelan Madura dengan instrumen saron, kendang, dan gong ini telah mengiringi berbagai upacara adat sejak era Keraton Sumenep. “Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi,” tegasnya.

Selain pelestarian, festival ini juga menyasar regenerasi. Beberapa grup yang tampil malam ini melibatkan pemusik muda usia belasan tahun. “Kami sengaja memberi panggung agar anak-anak muda bangga dengan musik leluhurnya,” lanjutnya.

Panitia juga berharap dampak ekonomi ikut terasa. Lapangan Gotong Royong malam ini dipadati tenda UMKM kuliner dan kerajinan khas Madura. Dengan target 1000 lebih penonton, kesenian daerah diharapkan terus hidup dan diwariskan ke generasi penerus.(itn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *