Daerah  

Masih Dipercaya! Kasi Informasi RSUD Sumenep Kembali Pimpin PAFI PC Sumenep Periode 2026 – 2031

FOTO: Kasi Informasi RSUD Sumenep, Ketua PAFI Periode 2026-2031, Erfin Sukayati (Dok./is)

SUMENEP, beritakan.co.id – Kasi Informasi RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep, Erfin Sukayati kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Cabang Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) PC Sumenep untuk periode 2026 – 2031. Penetapan dilakukan dalam Musyawarah Cabang (MUSCAB) PAFI PC Sumenep pada hari Minggu (12/07) di MYZE Hotel.

MUSCAB yang mengusung semangat “BERSAMA KITA BISA!” ini mengangkat tema “Organisasi Profesi yang Bermartabat Mencetak Tenaga Farmasi Cerdas, Terampil dan Beretika Menghadapi Transformasi Digital,”.

Dalam sambutannya, Erfin menegaskan 3 prioritas utama kepengurusan lima tahun ke depan. Pertama, penguatan kompetensi anggota melalui pelatihan berbasis digital dan sertifikasi. Kedua, peningkatan peran apoteker dan tenaga teknis kefarmasian di fasilitas kesehatan primer. Ketiga, penguatan kode etik dan pengawasan praktik kefarmasian agar sesuai standar pelayanan.

“Di era transformasi digital, kita tidak boleh tertinggal. PAFI harus menjadi rumah yang mencetak tenaga farmasi yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tapi juga beretika dan punya integritas,” tegas Erfin.

Forum MUSCAB juga membahas laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021-2026 dan mengesahkan program kerja baru. Beberapa program unggulan yang disepakati antara lain: webinar bulanan, pendampingan UMKM farmasi, dan gerakan edukasi obat rasional ke masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, PTGMI, DPC Sumenep, serta anggota PAFI se-Kabupaten Sumenep.

Ucapan selamat dan dukungan disampaikan oleh PTGMI dan DPC Sumenep. Mereka berharap di bawah kepemimpinan Erfin, PAFI PC Sumenep semakin solid dan berkontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, MUSCAB 2026 diharapkan menjadi tonggak penguatan peran tenaga farmasi di Kabupaten Sumenep dalam mendukung sistem kesehatan nasional.(Itn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *