Ketua Askab PSSI Sumenep: Piala Dunia 2026 Harus Jadi Pemicu Pembinaan Usia Muda

FOTO: Ketua Askab PSSI Sumenep Febmi Nurdiansyah (dok/is)

SUMENEP, beritakan.co.id – Ketua Asosiasi Kabupaten PSSI Sumenep, Febmi Nurdiansyah, menilai penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang baru selesai digelar di Amerika bisa menjadi titik tolak pengembangan sepak bola kelompok usia muda di Sumenep.

Menurutnya, peningkatan antusiasme publik selama ajang sepak bola paling bergengsi di dunia itu harus menjadi pemicu untuk mendorong tercetaknya generasi pesepak bola yang lebih berkualitas.

“Piala Dunia tidak hanya soal hiburan. Gaungnya mampu menumbuhkan minat anak-anak dan remaja untuk bermain bola. Ini momentum yang harus kita optimalkan untuk pembinaan sejak dini,” kata Febmi di Sumenep, Senin (20/07)

Febmi menegaskan, proses pembelajaran bagi generasi muda di Sumenep tidak hanya menekankan aspek teknis. Motivasi, strategi, dan taktik permainan juga menjadi bagian penting dalam pembinaan.

Sebagai strategi, Askab PSSI Sumenep terus mendorong pelaksanaan kompetisi berjenjang. Kompetisi dimulai dari tingkat pelajar hingga kelompok usia agar pemain muda mendapat pengalaman bertanding.

Ia menilai latihan rutin saja tidak cukup. Kompetisi berkelanjutan diperlukan agar pemain mampu beradaptasi dengan tekanan pertandingan serta menguasai dimensi teknis dan mental.

Febmi juga berharap peningkatan animo masyarakat pasca Piala Dunia bisa mendorong dukungan dari orang tua, institusi pendidikan, dan klub. Dengan dukungan itu, ekosistem pembinaan di daerah diharapkan berjalan lebih optimal.

Ia optimis, dengan pembinaan yang sistematis dan kompetisi berkala, Sumenep berpeluang besar mencetak atlet berbakat yang bisa bersaing hingga tingkat provinsi dan nasional. (itn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *