Daerah  

Bupati Sumenep Tinjau Langsung Mutu Tembakau Guluk-Guluk, Komitmen Jaga Kualitas Demi Kesejahteraan Petani

FOTO: Turun ke ladang tembakau Guluk-guluk, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo cek kondisi panen petani dan berdiskusi untuk peningkatan kualitas.(dok/Is)

SUMENEP, beritakan.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya mendukung sektor pertanian tembakau. Komitmen itu dibuktikan melalui peninjauan langsung mutu komoditas tembakau di Kecamatan Guluk-Guluk oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Fauzi meninjau kondisi panen petani dan berdiskusi langsung dengan mereka. Ia mengapresiasi peran petani dalam menjaga reputasi tembakau Sumenep yang selama ini dikenal luas di pasar.

“Temabakau dari Guluk-Guluk sudah punya nama baik. Karena itu saya imbau para petani tidak hanya mempertahankan, tapi juga terus meningkatkan kualitasnya. Kualitas yang baik akan berbanding lurus dengan nilai jual yang diterima petani,” ujar Bupati Fauzi.

Menurutnya, standar kualitas menjadi faktor kunci agar hasil pertanian mampu bersaing dan memberikan keuntungan yang layak bagi petani. Mutu yang konsisten juga diperlukan agar kepercayaan konsumen tetap terjaga.

Bupati Fauzi menegaskan, upaya pemeliharaan mutu tidak bisa hanya dibebankan kepada petani. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan komoditas unggulan daerah ini tetap kompetitif dan bernilai ekonomi tinggi.

“Konsistensi mutu akan menguatkan posisi tawar petani. Dengan begitu, struktur harga yang terbentuk diharapkan lebih adil dan berpihak kepada produsen di hulu,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kemajuan sektor pertembakauan hanya bisa dicapai lewat kolaborasi. Sinergi antara petani, pelaku usaha, dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk menciptakan tata niaga yang tertib dan berkeadilan.

“Pengembangan tembakau Sumenep tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus ada kerja sama terintegrasi agar daya saingnya meningkat dan memberi kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di Guluk-Guluk,” pungkasnya.

Pemkab Sumenep akan terus mendorong penguatan mutu, tata niaga, dan kelembagaan petani agar tembakau tetap menjadi komoditas andalan dan penopang ekonomi daerah.(itn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *