Daerah  

BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Solidaritas di HUT ke-81 RI Lewat Jalan Sehat dan Lomba Masak

FOTO: Semangat Kemerdekaan Menyatu di Jalan Sehat: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim melepas peserta Jalan Sehat HUT ke-81 RI bersama keluarga besar BPRS Bhakti Sumekar.(dok/BPRS BS)

SUMENEP, beritakan.co.id – PT BPRS Bhakti Sumekar memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar jalan sehat dan lomba masak pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Peringatan dipusatkan di Kantor Pusat Kabupaten Sumenep dan diikuti serentak oleh seluruh jaringan kantor cabang.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim dan mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Edi Rasyadi. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap BUMD daerah.

Pelepasan peserta jalan sehat ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim.

“BPRS Bhakti Sumekar adalah milik masyarakat Sumenep. Mari kita jaga dan besarkan bersama agar manfaatnya semakin dirasakan sampai ke kepulauan,” ujar Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim.

Sekitar 360 karyawan dan karyawati hadir langsung di kantor pusat. Kegiatan diikuti seluruh jajaran, mulai dari direksi, kepala divisi, kepala cabang, kepala kantor wilayah, hingga staf pelaksana.

Untuk menjangkau wilayah kerja yang tersebar, peringatan juga digelar secara daring di kantor cabang wilayah kepulauan. Cabang yang terlibat antara lain Cabang Gayam untuk wilayah Sepudi, serta Cabang Raas, Arjasa, Sapeken, dan Masalembu.

Rangkaian kegiatan diisi jalan sehat dan lomba memasak. Agenda ini dirancang untuk membangun keakraban, mempererat komunikasi, dan meningkatkan soliditas antarpersonel.

Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menilai peringatan tahun ini menjadi momentum strategis memperkuat nilai persatuan di lingkungan kerja.
“Peringatan kemerdekaan dapat menjadi momentum untuk memperkuat nilai persatuan dalam lingkungan kerja,” ujarnya.

Menurut Hairil, kemajuan perusahaan hanya dapat dicapai melalui sinergi seluruh unsur. Semangat perjuangan para pendahulu bangsa, katanya, tidak cukup dihayati secara simbolis tetapi harus diwujudkan dalam kerja sama, komitmen, dan tanggung jawab kolektif.

“Semangat kemerdekaan ini terus memupuk semangat kita, karyawan BPRS Bhakti Sumekar, untuk terus meneruskan perjuangan cita-cita bangsa,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan institusi tidak ditopang satu pihak. Setiap bagian memiliki fungsi yang saling melengkapi. Karena itu, kolaborasi dan rasa tanggung jawab bersama menjadi syarat utama membangun perusahaan.
“Keberhasilan itu tidak diraih sendiri. Kemerdekaan itu diraih secara bersama-sama, dengan persatuan, pengorbanan, dan tentunya juga semangat kemerdekaan,” ucap Hairil.

Sejalan dengan itu, Hairil mengajak seluruh karyawan menumbuhkan rasa memiliki yang kuat terhadap BPRS Bhakti Sumekar dan menjadikan perusahaan sebagai “rumah kedua” yang harus dijaga bersama. Ia menutup pesannya dengan ajakan: “Bersama kita bisa, bersemangat kita akan hebat.”

Melalui kegiatan ini, BPRS Bhakti Sumekar mengintegrasikan nilai persatuan dan gotong royong ke dalam budaya kerja. Perusahaan berharap nilai tersebut menjadi modal untuk mendorong peningkatan kinerja kelembagaan, mutu pelayanan kepada masyarakat, serta kontribusi dalam menunjang pertumbuhan ekonomi daerah. (IF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *