Pneumatic Tube Cuma 30 Detik! RSUDMA Sumenep Pamer Inovasi Digital di MCF#4

FOTO: Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, dr. Erliyati, M.Kes saat menunjukkan stand pameran Rumah Sakit yang dipimpinnya di Madura Night Fest 4. (dok/beritakan.co.id

SUMENEP, beritakan.co.id – Di tengah semarak Madura Culture Festival #4, stand RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep jadi salah satu titik yang paling ramai dikunjungi. Bukan karena jualan, tapi karena warga bisa langsung “mencicipi” layanan rumah sakit tanpa harus datang ke gedung RS.

Festival yang digelar di Stadion A. Yani Pangligur sejak 26 Agustus hingga 4 September 2026 ini dimanfaatkan RSUDMA untuk memperkenalkan wajah baru pelayanannya kepada publik.

Dalam perbincangan bersama Direktur RSUDMA, dr. Erliyati dan Kepala Seksi Informasi RSUDMA l, Erfin Sukayati, terungkap alasan kuat di balik kehadiran rumah sakit di tengah festival budaya ini.

dr. Erliyati menegaskan kehadiran RSUDMA di MCF bukan sekadar ikut memeriahkan. “RSUD hadir untuk masyarakat. Kami ingin mendekatkan diri, agar masyarakat merasakan bahwa pelayanan kesehatan itu dekat, mudah diakses, dan ramah,” ujarnya.

Menurut Erfin, tahun ini RSUDMA ingin menunjukkan dua hal utama kepada pengunjung MCF.

“Yang ingin kami tunjukkan adalah kualitas pelayanan RSUD untuk masyarakat, dan bagaimana kami sudah mulai melakukan Transformasi Digital di RSUD. Dari pendaftaran sampai penunjang, semua kami permudah lewat teknologi,” jelas Erfin.

Inovasi yang paling banyak disorot adalah Layanan Penunjang Pneumatic Tube System (PTS). Sistem ini masuk sebagai 6 inovasi terbaik di Kabupaten Sumenep.

“Pneumatic Tube System ini untuk pengantaran sampel dari ruangan ke laboratorium, dan sebaliknya pengantaran hasil pemeriksaan dari laboratorium ke ruangan. Kecepatannya hanya 20 sampai 30 detik. Ini sangat membantu dokter dalam mengambil keputusan cepat, terutama di IGD,” terang dr. Erliyati.

dr. Erliyati menambahkan, tantangan kesehatan saat ini tidak hanya soal penyakit, tapi juga akses.

“RSUDMA menjawab tantangan kesehatan masyarakat Sumenep di era digital dengan terus mengembangkan layanan digital. Tujuannya untuk mempermudah akses pasien dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan,” katanya.

Sebagai RS rujukan utama di Madura Timur, RSUDMA berkomitmen mendukung visi Pemkab Sumenep.

“Peran kami adalah memberikan pelayanan kesehatan yang menyeluruh dan humanis, dengan menjangkau semua lapisan masyarakat. Sehat dan berbudaya harus jalan beriringan,” tegas dr. Erliyati.

Erfin juga menyampaikan pesan kepada masyarakat yang hadir. “Mari membiasakan hidup sehat dengan menjaga pola makan dan gaya hidup. Cegah lebih baik dari mengobati. Cek kesehatan secara rutin,” pesannya.

Menutup perbincangan, keduanya menyampaikan harapan yang sama.
“Semoga masyarakat Kabupaten Sumenep semakin sehat, pelayanan kesehatan semakin baik dan merata, serta semua masyarakat dapat memperoleh akses kesehatan yang mudah, cepat, dan berkualitas. Semoga Sumenep semakin sehat dan sejahtera,” tutup dr. Erliyati.

Dengan kehadiran langsung di MCF#4, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep ingin menegaskan bahwa rumah sakit tidak hanya menunggu pasien datang. Rumah sakit juga harus hadir, menyapa, dan melayani masyarakat di ruang-ruang publik. (N.tea)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *