SUMENEP, beritakan.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumenep menggelar bimbingan teknis untuk operator Sistem Informasi Administrasi Kependudukan. Sasaran bimtek adalah para operator SIA yang bertugas di kecamatan dan desa.
Tujuan kegiatan ini adalah menjaga mutu layanan administrasi kependudukan agar tetap optimal, terutama saat perangkat pelayanan mengalami masalah teknis.
Menurut Kepala Disdukcapil Sumenep, Achmad Syahwan Effendy, operator tidak cukup hanya bisa melayani pengurusan dokumen kependudukan. Mereka juga perlu memahami cara merawat peralatan dasar yang mendukung proses pelayanan.
Dengan bekal tersebut, operator diharapkan mampu melakukan penanganan awal ketika terjadi kendala teknis, sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti.
Melalui bimtek ini, Disdukcapil Sumenep berupaya memastikan pelayanan adminduk di tingkat bawah tetap berjalan tanpa gangguan berarti, demi kenyamanan dan kecepatan akses masyarakat terhadap dokumen kependudukan.
Ia berharap layanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan meskipun terjadi kerusakan perangkat di lapangan. Pernyataan itu disampaikannya pada Rabu, 20 Mei 2026.
Menurut penjelasannya, beberapa sarana pendukung seperti printer, modem, hingga alat perekam kerap mengalami kendala teknis. Hal tersebut dipicu oleh kurangnya perawatan secara berkala terhadap peralatan tersebut.
Melalui bimtek ini, operator diharapkan dapat melakukan penanganan awal terhadap kerusakan ringan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
“Paling tidak para operator memahami cara merawat sarana pelayanan supaya lebih tahan lama dan tidak cepat rusak,” ujarnya.
Disdukcapil Sumenep menegaskan, peningkatan kapasitas operator merupakan bagian dari langkah memperkuat kualitas pelayanan publik di sektor administrasi kependudukan.(hfw)
KET. FOTO: Kepala Disdukcapil Sumenep Syahwan Effendy.












