SUMENEP, beritakan.co.id – Nelayan Sumenep mendapat suntikan bantuan tahun ini. Dinas Kelautan dan Perikanan Sumenep menyiapkan anggaran Rp235 juta khusus untuk melengkapi peralatan melaut nelayan skala kecil.
Bantuan ini bukan sekadar nominal. Paket utama senilai Rp180 juta berisi perahu fiber baru, mesin 23 PK, GPS Garmin 79 untuk mempermudah navigasi, dan jaring milenium multifilamen mesh 4 inci. Seluruhnya akan dibagikan ke kelompok nelayan di beberapa titik di Sumenep agar hasil tangkapan lebih optimal.
Selain itu, DKP Sumenep mengalokasikan dana Rp55 juta untuk membeli mesin ketinting 6,5 PK beserta jaring gondrong. Peralatan ini juga disalurkan kepada nelayan penerima sebagai bagian dari program pemberdayaan tahun ini.
Joni Hariyanto, Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap DKP Sumenep, menyebut bantuan hibah barang ini ditujukan untuk mendukung produktivitas nelayan kecil dan meningkatkan hasil tangkapan.
“Program ini merupakan bantuan hibah barang untuk kelompok nelayan. Tahun ini ada lima kelompok penerima yang tersebar di beberapa kecamatan,” jelas Joni.
Kelima kelompok penerima berada di Kecamatan Dungkek, Raas, Sapeken, dan Pragaan. Pemilihan lokasi mempertimbangkan kebutuhan alat tangkap yang masih terbatas di wilayah pesisir dan kepulauan.
Menurut Joni, mesin ketinting dan jaring gondrong dipilih karena menjadi peralatan dasar yang paling sering digunakan nelayan tradisional. Dengan adanya bantuan ini, nelayan diharapkan bisa melaut lebih jauh, lebih cepat, dan dengan biaya operasional yang lebih efisien.
“Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu nelayan dalam menjalankan aktivitas melaut secara lebih efektif dan efisien,” tutupnya.(Itn)
KET. FOTO: ilustrasi nelayan melaut by meta ai












