Wisata Petik Melon Kalianget Timur Dibuka 31 Mei, Edukasi Pertanian Jadi Daya Tarik

SUMENEP, beritakan.co.id – Wisata petik melon di Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep resmi dibuka sejak 31 Mei 2026. Destinasi agrowisata ini langsung mencuri perhatian karena mengajak pengunjung memetik buah segar langsung dari kebun petani setempat.

Berbeda dari wisata petik buah pada umumnya, tempat ini mengusung konsep edukasi. Pengunjung tidak hanya berbelanja, tapi juga belajar proses budidaya melon mulai dari penanaman hingga cara memilih buah yang sudah matang.

“Pengalaman memetik lalu langsung mencicipi buah di tempat memberi kesan tersendiri yang jarang ditemukan di wisata biasa,” kata Bela Pamungkas, Wakil Bidang Ketahanan Pangan Kalianget Timur.

Antusiasme warga terlihat tinggi sejak hari pertama pembukaan. Soal harga Rp25.000 per kilogram, Bela mengaku awalnya ada pengunjung yang mempertanyakan. Setelah dijelaskan, sebagian besar memahami.

“Harga Rp25.000 itu masih wajar. Komunitas petani melon di Sumenep juga sudah menetapkan harga yang sama. Bahkan jika dibandingkan dengan Pamekasan, harganya masih kompetitif,” ujarnya.

Dari sisi cita rasa, melon kebun Bela cukup disukai pembeli. Banyak yang memuji karena rasanya manis dan memuaskan.

“Alhamdulillah, banyak pengunjung bilang melonnya manis. Ada juga yang sudah datang sampai empat kali,” ungkapnya.

Wisata ini berlokasi di Dusun Lisun, RT 06 RW 01, Desa Kalianget Timur. Pengelolaannya berada di tangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan melibatkan warga sekitar. Melalui pengelolaan bersama, wisata ini tidak hanya menjadi tempat kunjungan, tapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat.

Hasil awal sudah mulai terlihat. Dari 876 tanaman melon yang dibudidayakan, lebih dari 120 buah berhasil dipanen dan terjual. Untuk menjaga produksi tetap stabil, pengelola berencana mengembangkan sistem penanaman berbasis rumah kaca pada tahap selanjutnya.

Dengan pendekatan wisata edukasi pertanian, destinasi ini ditargetkan terus tumbuh. Harapannya, selain memperkuat ekonomi desa, wisata ini juga bisa memperkenalkan potensi lokal kepada lebih banyak orang di luar wilayah.(itn)

 

KET. FOTO: Dua anak kecil sedang menikmati sensasi memetik buah melon di tempat wisata petik melon Kalianget Timur, Kalianget, Sumenep (dok. beritakan.co.id) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *