Daerah  

Ribuan Relawan SPPG Sumenep Belum Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

SUMENEP, beritakan.co.id – Ribuan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Padahal banyak dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan SPPG telah beroperasi lebih dari setahun.

Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Sumenep, M Kholilur Rahman, menyebut sejumlah besar relawan masih belum masuk program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Tidak semua kepala SPPG sigap menindaklanjuti. Ada yang menghindar saat ditanya, bahkan mengaku sudah mengurus BPJS Ketenagakerjaan bagi relawan. Setelah dicek langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan Sumenep, faktanya kepesertaan itu belum terurus,” kata Kholilur Jumat (5/6/2025).

Saat ini 114 SPPG aktif melayani wilayah daratan dan kepulauan. Dalam waktu dekat, 10 dapur MBG baru dijadwalkan mulai beroperasi.

Jumlah relawan tiap dapur berbeda. Paling sedikit 30 orang, terbanyak 47 orang per dapur. Dengan asumsi rata-rata 30 relawan, total keterlibatan relawan di 114 dapur diperkirakan mencapai 3.420 orang.

Sampai saat ini, belum seluruh relawan tercatat sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan. Data dari mitra pengelola dapur menunjukkan baru sekitar 30 persen relawan yang sudah atau sedang dalam proses pendaftaran. Jumlah pasti yang sudah resmi terdaftar belum diketahui.

“Data kami masih terus diperbarui, jadi belum bisa dipastikan,” kata Kholilur.

Ia menjelaskan, pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan bukan tugas SPPG kabupaten. Tanggung jawab ada pada mitra dan yayasan pengelola tiap dapur MBG. Sementara Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang menjabat kepala dapur, perannya terbatas pada administrasi dan koordinasi teknis lapangan.

Kholilur memastikan alokasi dana untuk iuran BPJS Ketenagakerjaan sudah masuk dalam pos operasional dapur, sehingga proses seharusnya bisa langsung dijalankan.

“Kami masih terus mendorong semua mitra, yayasan, dan relawan untuk segera menuntaskan pendaftaran tersebut,” ujarnya.(itn)

 

KET. FOTO: Koordinator wilayah SPPG kabupaten Sumenep, M.Kholilur Rahman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *