SUMENEP, beritakan.co.id – MAN Sumenep terus bertransformasi dan berinovasi untuk mengukuhkan diri sebagai pionir pendidikan Islam modern di Jawa Timur.
Tahun ini, madrasah tersebut menghadirkan tiga terobosan utama:
1. *PTSP Digital* untuk mempermudah dan mempercepat layanan administrasi.
2. *Kelas Cerdas* guna mendukung pembelajaran yang lebih interaktif.
3. *Kelas Keterampilan* yang menjembatani siswa langsung ke dunia kerja melalui magang dan kunjungan industri.
Dampaknya langsung terasa: layanan administrasi menjadi lebih cepat, mutu pembelajaran meningkat, dan prestasi siswa terdongkrak.
Kini seluruh dokumen bisa diakses tanpa kertas. Setiap ruang kelas juga telah dilengkapi layar interaktif serta akses ke perpustakaan digital.
Selain penguatan akademik, MAN Sumenep membekali siswa dengan tujuh program keterampilan: multimedia, desain grafis, operator komputer, membatik, tata boga, tata busana, serta tata rias dan rambut.
Kepala MAN Sumenep, Drs. H. Zaini Mukhsin, mengatakan digitalisasi layanan dan modernisasi pembelajaran sengaja dilakukan untuk memperkuat daya saing lulusan di era global.
“Efisiensi pelayanan harus sejalan dengan peningkatan mutu pembelajaran. Dengan begitu, guru dapat lebih leluasa berinovasi, sementara siswa mendapat kesempatan lebih besar untuk mengasah keterampilan dan meraih prestasi,” ujarnya.
Ia menilai kebijakan tersebut menjadi salah satu faktor di balik torehan 22 prestasi yang diraih siswa MAN Sumenep sepanjang 2026. Prestasi itu tersebar di berbagai ajang mulai tingkat regional, provinsi, hingga nasional, meliputi bidang robotik, mural, sampai lomba orasi.
“Berbekal tata kelola digital, pembelajaran interaktif di kelas, serta kolaborasi erat dengan industri, MAN Sumenep optimis dapat menghadapi tantangan pendidikan ke depan,” katanya menutup pembicaraan.(itn)
KET. FOTO: Drs.H.Zaini Mukhsin selaku Kepala MAN Sumenep memantau jalannya pelayanan publik di unit PTSP sekolah. Kamis (4/6), Untuk memastikan mutu layanan tetap optimal. (Dok. Istimewa)












