SUMENEP, beritakan.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep menginstruksikan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), direksi BUMD, hingga ASN laki-laki di lingkungan Pemkab untuk mengikuti Peringatan Bulan Bung Karno. Instruksi ini tertuang dalam Surat Edaran resmi yang telah dikirim ke semua instansi terkait.
Dalam edaran tersebut, Pemkab menegaskan bahwa Juni bukan bulan biasa. Bulan ini menyimpan jejak sejarah penting dalam perjalanan bangsa dan kehidupan Presiden Soekarno. Sejumlah tanggal krusial jatuh di bulan yang sama, mulai dari Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, Hari Kelahiran Bung Karno pada 6 Juni, hingga Hari Wafatnya pada 21 Juni.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyebut Peringatan Bulan Bung Karno bukan sekadar seremoni untuk mengenang jasa proklamator. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk menghidupkan kembali pemahaman publik tentang sejarah perjuangan bangsa, gagasan dasar negara, dan nilai-nilai Pancasila yang diwariskan sang founding father.
Ia berharap peringatan ini dapat membangkitkan kembali rasa cinta tanah air sekaligus merajut kebersamaan masyarakat di tengah perubahan sosial yang semakin cepat.
“Perayaan Bulan Bung Karno sebaiknya dimaknai sebagai penguat semangat kebangsaan, perekat keberagaman, dan pengingat agar nilai-nilai persatuan terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Fauzi.
Fauzi juga menegaskan bahwa Soekarno bukan sekadar tokoh yang membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan. Ia adalah pemimpin yang mampu mengangkat jati diri Indonesia dan memperkenalkannya pada panggung dunia.
Ciri khas yang paling mudah dikenali dari dirinya adalah peci hitam. Penutup kepala itu nyaris tak pernah lepas saat ia tampil dalam acara resmi, baik di dalam negeri maupun pada forum internasional.
Di tangan Bung Karno, peci hitam tak hanya berfungsi sebagai penutup kepala, tetapi juga menjadi simbol identitas nasional yang dikenalkan ke dunia. Sejak saat itu, peci menjelma menjadi bagian tak terpisahkan dari jati diri bangsa Indonesia.(itn)
KET. FOTO: Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyapa warga dengan senyum dan semangat melayani. Bersama jajaran, terus berkomitmen membangun Sumenep yang lebih maju. (Dok. Istimewa)












