Daerah  

Kementrian Haji dan Umroh Sumenep Imbau Warga Tertib Sambut Jemaah Haji, Hindari Konvoi Berlebihan

SUMENEP, beritakan.co.id – Menjelang kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Sumenep, Madura, dari Tanah Suci, Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Sumenep mengimbau warga menyambut “tamu Allah” dengan tertib, penuh hormat, dan tidak berlebihan.

Imbauan ini dikeluarkan karena penjemputan jemaah haji di Sumenep kerap diiringi konvoi kendaraan dalam jumlah besar. Puluhan motor dan mobil yang bergerak bersamaan rawan menimbulkan kemacetan serius serta mengganggu distribusi logistik di jalan.

Kepala Kemenhaj Sumenep, Ahmad Halimy, mengakui tradisi konvoi saat menjemput jemaah haji sudah mengakar sebagai bentuk rasa syukur warga. Namun ia menegaskan, kemeriahan itu tidak boleh mengabaikan aturan dan kenyamanan publik.

“Penyambutan dengan konvoi sudah menjadi kebiasaan sebagai wujud suka cita warga. Harapan kami, pelaksanaannya tetap terkendali dan tidak sampai mengganggu ketertiban lalu lintas,” ujar Halimy, Selasa (9/6/2026).

Ia menyarankan keluarga yang ingin menjemput langsung di titik kedatangan untuk membatasi jumlah kendaraan. Euforia menyambut kepulangan jemaah, katanya, jangan sampai mengesampingkan keselamatan pengguna jalan lain.

Kementrian Haji dan Umroh Sumenep juga meminta agar pelanggaran rambu lalu lintas dan manuver berbahaya dihindari. Mengutamakan kepentingan pribadi saat berkendara hanya akan membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Melihat potensi meningkatnya arus kendaraan penjemput dari daerah pelosok, Kemenhaj Sumenep mendorong kepolisian memperketat pengawasan dan melakukan langkah pencegahan di titik-titik rawan macet.

Halimy meminta aparat kepolisian turun tangan melakukan pemantauan dan menyiapkan upaya antisipasi agar prosesi penjemputan berjalan lancar, tidak menimbulkan kekacauan, dan tidak menghambat aktivitas warga lain. Kemacetan berlarut-larut, lanjutnya, bisa merugikan masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan hingga menimbulkan korban.

Secara teknis, kepulangan jemaah haji asal Sumenep dijadwalkan mulai 21 Juni 2026. Seluruh kloter akan mendarat secara bergiliran di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju kampung masing-masing.(itn)

 

KET. FOTO: Ilustrasi dibuat dengan meta ai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *