SUMENEP, beritakan.co.id – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyambangi Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Kamis 18/06 kemarin. Pertemuannya tak sekadar silaturahmi. Agenda utamanya koordinasi langsung untuk menggenjot kemajuan sektor kelautan dan perikanan Sumenep.
Dalam keterangan seusai pertemuan di Jakarta, Bupati menyampaikan kunjungan kerja itu bertujuan memaksimalkan potensi kelautan Sumenep sebagai daerah kepulauan dengan sumber daya laut melimpah.
Pertemuan dengan Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Mahmud, disebut Bupati menghasilkan kemajuan signifikan. KKP menyatakan komitmen mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Sumenep.
“Kementerian Kelautan dan Perikanan mendukung pengembangan SDM kelautan dan perikanan di Kabupaten Sumenep, sehingga seluruh elemen daerah dapat mendukung langkah-langkah strategis yang telah diprogramkan kementerian ini,” ungkap Bupati.
Sebagai tindak lanjut, Kabupaten Sumenep ditetapkan sebagai salah satu lokasi Program Kampung Nelayan Merah Putih. Potensi penambahan desa penerima manfaat masih terbuka, menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan sektor perikanan daerah.
Pemkab Sumenep juga berkomitmen menyelesaikan kerja sama dengan KKP untuk pemenuhan kebutuhan pendukung pengembangan sektor kelautan.
Salah satu wilayah prioritas adalah Pulau Pagerungan Kecil. Kawasan itu direncanakan dikembangkan menjadi Kampung Industri Perikanan. Berdasarkan data, Pagerungan Kecil mampu memasok sekitar 34 ton hasil laut segar ke daratan setiap pekan. Volume tersebut dinilai layak untuk dikembangkan lewat konsep Kampung Industri Nelayan terintegrasi.
Bupati menegaskan, Sumenep memiliki potensi perikanan besar. Karena itu diperlukan dorongan strategis agar potensi tersebut meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
Dengan ditetapkannya Sumenep sebagai lokasi program prioritas KKP dan rencana pengembangan Pagerungan Kecil, Pemkab menargetkan rantai pasok hasil laut jadi lebih efisien. Harapannya, nilai jual meningkat, lapangan kerja baru terbuka, dan nelayan Sumenep bisa naik kelas dari pengepul ke pelaku industri. Langkah ini diharapkan jadi tonggak baru kemandirian ekonomi maritim di kepulauan paling timur Pulau Madura.(itn)
KET. FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Kepala Dinas Perikanan Sumenep, dan perwakilan KKP RI berkoordinasi di Jakarta guna membahas strategi pengembangan sektor kelautan dan perikanan kabupaten Sumenep. (Dok.Ist)












