Daerah  

Dana DBHCHT Rp2,1 Miliar Sumenep 2026 Cair: 20 Kelompok Tani Terima Benih Prancak 95

FOTO: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid (dok./is)

SUMENEP, beritakan.co.id – Petani tembakau Sumenep dapat angin segar di musim tanam ini. Pemerintah Kabupaten Sumenep mengucurkan Rp2,1 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau DBHCHT 2026 khusus untuk pengadaan benih.

Bantuan itu tidak dalam bentuk uang tunai. Pemkab memilih menyalurkannya langsung berupa benih unggul kepada 20 kelompok tani yang berada di wilayah sentra tembakau.

Langkah ini disampaikan Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid. Menurutnya fokus DBHCHT tahun ini memang diarahkan untuk menguatkan hulu pertanian tembakau.

“Anggaran DBHCHT 2026 kami konsentrasikan ke pengembangan pertanian tembakau. Bentuk bantuannya benih, dan sasarannya langsung ke kelompok tani,” kata Chainur.

Proses pembagian sudah berjalan. Bidang Teknis DKPP Sumenep mulai mendistribusikan benih sejak sebulan lalu supaya tidak telat dengan jadwal tanam petani.

Jenis benih yang dipilih juga bukan sembarangan. Pemkab tetap setia pada Prancak 95 atau M95. Varietas ini sudah melekat sebagai identitas Sumenep. Kelebihannya, cocok dengan karakter lahan lokal dan punya daya jual tinggi di industri.

“Benih yang kami bagikan tetap Prancak 95. Ini varietas unggulan Sumenep dan sudah jadi identitas kami,” ujar Chainur.

Bagi Sumenep, tembakau bukan komoditas biasa. Sektor ini menopang hidup ribuan petani dan buruh tani setiap tahunnya.

Dengan suntikan dana DBHCHT, Pemkab menargetkan tiga hal: produksi naik, kualitas terjaga, dan harga di tingkat petani tetap bersaing.

“Kami berharap dengan dukungan ini kesejahteraan petani tembakau bisa terdongkrak lewat produktivitas, mutu, dan harga yang kompetitif,” pungkas Chainur. (Itn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *