Daerah  

BKPSDM Sumenep Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Lewat Inovasi Digital di Madura Culture Festival #4

FOTO: Kolaborasi nyata untuk ASN Sumenep. Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan Kepala BKPSDM Sumenep Benny Irawan tinjau inovasi layanan kepegawaian digital di Madura Culture Festival#4 (dok/BKPSDM)

SUMENEP, beritakan.co.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia BKPSDM Kabupaten Sumenep memanfaatkan Madura Culture Festival #4 untuk mendekatkan layanan kepegawaian kepada masyarakat dan ASN.

Kegiatan yang berlangsung di Stadion A. Yani Pangligur, 26 Agustus hingga 4 September 2026 ini menjadi ajang BKPSDM memperkenalkan program pengembangan kompetensi ASN, sistem manajemen kepegawaian, dan inovasi pelayanan publik berbasis SDM.

Selain BKPSDM, berbagai Perangkat Daerah lain juga membuka stand layanan, edukasi, dan informasi. Pengunjung juga bisa melihat pameran UMKM unggulan, kuliner khas, serta pertunjukan seni dan hiburan rakyat selama 10 hari.

Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep, Ar. Ir. Benny Irawan, S.T., M.T., IPU, menegaskan peran BKPSDM sangat krusial dalam mendukung pembangunan daerah karena pelaksananya bertumpu pada ASN.

“Pertama, memfasilitasi manajemen kepegawaian. Kedua, mengembangkan kompetensi ASN yang ada di Kabupaten Sumenep,” jelas Benny.

Menurutnya, dua unsur itu kunci agar pembangunan berjalan optimal.
“Dua unsur ini kunci agar pembangunan berjalan optimal. Karena yang melaksanakan pembangunan ditopang oleh ASN. Maka untuk menjamin yang berperan adalah ASN yang berkompeten, pengembangan kompetensi itu sangat diperlukan,” tambahnya.

BKPSDM juga bertugas mendistribusikan ASN sesuai kompetensi yang dibutuhkan untuk pengembangan Kabupaten Sumenep secara keseluruhan.

Dalam festival ini, BKPSDM memperkenalkan inovasi pelayanan kepegawaian berbasis digital.

Inovasi utama yang dikembangkan adalah SIMANTRA, singkatan dari Sistem Informasi Manajemen Terpadu Aparatur. Ini merupakan sistem terintegrasi yang menghimpun seluruh proses manajemen kepegawaian dalam satu platform.

Melalui SIMANTRA, ASN bisa mengakses berbagai layanan secara terpadu. Mulai dari pengajuan penilaian kinerja untuk mengukur kompetensi, hingga pengurusan fasilitas kepegawaian. Adapun fitur-fitur yang ada dalam SIMANTRA adalah :
1. SIMPEG+ (Sistem Informasi Kepegawaian Plus): Fitur utama untuk mengelola database, profil, riwayat hidup, serta berkas digital seluruh ASN.
2. SILAHKAN (Sistem Informasi Layanan Kepegawaian): Fitur untuk pengurusan administrasi kepegawaian harian dan berkala, seperti Kenaikan Pangkat, Cuti, Profesi Jabatan, Pensiun, Kompetensi, Satya Lencana, dll.
3. SIAGA: Aplikasi penunjang aktivitas dan koordinasi tugas pegawai untuk monitoring presensi yang presisi berdasarkan verifikasi biometric dan terintegrasi langsung dengan sistem perhitungan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai).
4. SINERGI (Sistem Informasi Kinerja Harian): Modul pelaporan capaian harian secara personal dan bawahan secara langsung untuk mendorong produktifitas kerja yang lebih transparan.
5. SIC (Smart ID Card): Integrasi kartu identitas digital berbasis mobile untuk mengakses informasi kepegawaian personal secara ringkas.
6. iASN & DRCS: Asisten Digital berbasis kecerdasan buatan yang menyediakan layanan mandiri dan regulasi kepegawaian secara instan. Fitur ini memberikan jawaban hukum yang akurat berdasarkan regulasi terbaru serta mampu melakukan penilaian otomatis terhadap kualitas dikumen ASN.
7. TIRTA: Modul internal tambahan untuk mendukung operasional administrasi aparatur.

“Dengan sistem ini, layanan kepegawaian yang sebelumnya dilakukan secara manual dan konsultasinya harus tatap muka, kini sudah bisa dilakukan secara online dan berbasis AI,” jelas Benny.

Seluruh sistem tersebut terintegrasi dalam satu manajemen data. Tujuannya agar pelayanan kepegawaian di Sumenep menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan.

Benny berharap kehadiran BKPSDM di festival ini bisa memberikan informasi yang komprehensif kepada masyarakat dan ASN.

“Ini sebagai media untuk menginformasikan seluruh layanan dari aparatur yang ada di Kabupaten Sumenep. Baik itu layanan konvensional, online, terintegrasi dan lain-lain. Tujuannya untuk mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.(N.Tea)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *