MAN 1 Sumenep Raih 11 Gelar di Bupati Cup PSN Perisai Putih 2026

SUMENEP, beritakan.co.id – Kontingen pencak silat MAN 1 Sumenep kembali menorehkan prestasi. Pada Kejuaraan Pencak Silat PSN Perisai Putih Bupati Cup 2026 di Gedung Indoor GOR A. Yani Pangligur, para pesilat madrasah itu tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga final.

Berkat penampilan stabil tersebut, MAN 1 Sumenep memborong 11 gelar. Rinciannya: 2 medali emas, 3 medali perak, 6 medali perunggu, serta 1 penghargaan Pesilat Terbaik Kategori Remaja Putra.

Capaian ini menegaskan posisi MAN 1 Sumenep sebagai salah satu kekuatan utama pencak silat pelajar di Kabupaten Sumenep. Sekaligus membuktikan pembinaan atlet berjalan berkelanjutan, sehingga keunggulan madrasah tidak hanya di bidang akademik, tapi juga olahraga prestasi.

Kontribusi terbesar disumbangkan Togar Apri Fatahillah. Ia meraih Juara I Kelas A Remaja Putra dan dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik Kategori Remaja Putra.

Taufik Afdan Saqura juga mempersembahkan emas melalui Juara I Kelas B Dewasa Putra.

Medali perak diraih Siti Hamidah nomor Tunggal Remaja Putri, Mohammad Wahyu Hidayat nomor Tunggal Remaja Putra, dan Moh. Ali Mostofa Kelas C Dewasa Putra.

Sementara medali perunggu diamankan enam atlet: Farras Adli Khalifah Ar-Rafifi, Mandala Putra Indarso, Alfa Huzan Faleh, Fawrent Isma Ramdhana, Cahaya Rambu Anarkie, dan Moh. Fahrur Rozy Akbar.

Pelatih sekaligus Staf Tata Usaha MAN 1 Sumenep, Nadia Utami Ramadhanty, menyebut hasil ini buah pembinaan intensif, kedisiplinan, dan kerja kolektif tim selama Persiapan.

“Prestasi tidak datang serta-merta. Atlet berlatih disiplin, menjaga motivasi, dan mampu menerapkan strategi saat bertanding. Kami mengapresiasi seluruh proses yang membuahkan hasil membanggakan,” ujar Nadia kepada awak media, Senin 6/7/2026.

Bagi Nadia, makna keberhasilan lebih dari angka medali. Setiap laga jadi laboratorium pembentukan karakter. Di sanalah mental bertanding ditempa dan atlet belajar mengelola tekanan.

Visi pembinaan madrasah, lanjutnya, adalah menumbuhkan pribadi tangguh, disiplin, dan menjunjung sportivitas. Medali memang target, tapi prioritas utama tetap pembentukan karakter.

Kepala MAN 1 Sumenep, H. Muksin, menyampaikan rasa syukur.

“Alhamdulillah, 11 gelar ini karunia Allah dan buah kerja keras anak-anak. Santri MAN 1 Sumenep hebat di kelas, hebat juga di gelanggang. Pesan saya: raihlah prestasi setinggi langit, tapi jangan lupa jaga adab, rendah hati, dan doa orang tua. Semoga ini awal untuk mengharumkan madrasah hingga tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.

Berbekal pesan H. Muksin agar meraih prestasi setinggi langit namun tetap jaga adab, raihan di Bupati Cup 2026 diharapkan melestarikan tradisi juara MAN 1 Sumenep sekaligus menumbuhkan pesilat berakhlak mulia. Dukungan madrasah, orang tua, dan seluruh pihak jadi kunci keberkahan setiap proses. Dengan semangat ini, kontingen siap mengasah diri untuk bersaing di level provinsi dan nasional, membawa harum nama madrasah dan Kabupaten Sumenep.(itn)

 

FOTO: Kontingen Pencak Silat MAN 1 Sumenep menunjukkan dominasinya di ajang Arena Bupati Cup 2026. Tim berhasil mengamankan 11 gelar juara (dok./ist) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *