Gelorakan GERMAS, Dinkes P2KB Sumenep Gelar Kampanye Hidup Sehat dengan Senam dan Tes Kebugaran

Kebersamaan menggelorakan GERMAS. Dinkes P2KB Sumenep gelar Kampanyenya Hidup Sehat melalui senam dan tes kebugaran Bergerak bersama, bugar bersama. (dok/dinkesp2kb)

SUMENEP, beritakan.co.id – Komitmen untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan bugar terus digelorakan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep.

Melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Dinkes P2KB menggelar Kampanye dan Penggerakan Masyarakat Hidup Sehat Melalui Aktivitas Fisik dan Tes Kebugaran, bertempat di Halaman Kantor Dinkes P2KB Sumenep, Jumat (9/10/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme ini dihadiri langsung Kepala Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, Kabid Kesmas, narasumber, PJ Kesjaor Puskesmas Daratan, PJ UKK, Guru Olahraga SD dan SMP Daratan, serta Tim Promkes Kabupaten.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes dalam arahannya menegaskan, aktivitas fisik adalah kebutuhan, bukan sekadar pilihan gaya hidup.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep drg. Ellya Fardasah, M. Kes didampingi Kabid Kesmas Dinkes P2KB Sumenep Desy Febryana, S. ST., M. MKes dan Jajaran, bersama peserta gelorakan hidup sehat, bugar produktif. (dok/dinkesp2kb)

“Di tengah meningkatnya kasus penyakit tidak menular, aktivitas fisik adalah vaksin paling murah dan paling ampuh. Tujuan utama kita adalah menjaga kebugaran, mengontrol berat badan, dan mencegah penyakit kronis. Saya mengajak seluruh warga Sumenep, mari kita budayakan bergerak minimal 30 menit setiap hari,” ujar drg. Ellya.

Menurutnya, manfaat aktivitas fisik sangat luar biasa, tidak hanya untuk fisik tetapi juga untuk kesehatan mental.

“Dengan rutin bergerak, peredaran darah lancar, tekanan darah stabil, gula dan kolesterol terkontrol. Bahkan, aktivitas fisik mampu merangsang hormon endorfin yang membuat kita lebih bahagia, tidak mudah stres, dan tidur lebih nyenyak. Sehat fisiknya, sehat juga jiwanya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Kesmas Dinkes P2KB Sumenep Desy Febryana, S. ST., M. MKes menambahkan, tes kebugaran yang dilakukan hari ini menjadi langkah penting untuk deteksi dini.

Kabid Kesmas Dinkes P2KB Sumenep (pegang bendera) memimpin pelaksanaan tes kebugaran jasmani sebagai upaya pengukuran kebugaran dan penguatan budaya aktivitas fisik masyarakat.(dok/dinkesp2kb)

“Tes kebugaran ini bukan untuk mencari siapa yang paling kuat, tapi untuk mengetahui level kebugaran kita masing-masing, sehingga kita bisa memberikan rekomendasi aktivitas fisik yang tepat, terukur, dan aman sesuai kondisi tubuh. Terutama untuk para guru olahraga, hasil ini bisa menjadi bekal untuk diterapkan kepada siswa-siswi di sekolah,” jelasnya.

Adapun rangkaian kegiatan meliputi senam kebugaran bersama, pengukuran kebugaran jasmani, dialog dan tanya jawab interaktif, serta pembagian doorprize untuk peserta teraktif.

Melalui kegiatan ini, Dinkes P2KB Sumenep berharap Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dengan pilar aktivitas fisik dapat semakin membudaya, demi terwujudnya Sumenep yang Sehat, Bugar, dan Produktif.
(Nt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *