SUMENEP, beritakan.co.id – Lapangan Stadion Gelora Delta Sidoarjo menjadi saksi bahwa tenaga kesehatan Jawa Timur juga berprestasi di luar tugas medis. Lewat Tour de Java Trofeo Persahabatan 2026, RSUDMA FC Sumenep, Hospital FC Notopuro, dan ARSI FC Jombang adu strategi dalam balutan fun football yang penuh semangat.
RSUDMA FC Sumenep, tim milik RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, berjuang maksimal dan sukses mengamankan posisi runner-up. Bagi RSUDMA FC, trofi Juara II bukan tujuan akhir. Turnamen ini menjadi momen memperkuat silaturahmi antar rumah sakit dan mengajak sesama nakes menerapkan gaya hidup sehat.
Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes, menilai olahraga penting untuk menguatkan kolaborasi antar institusi kesehatan. “Kegiatan ini menjadi sarana bersilaturahmi bagi tenaga kesehatan dari berbagai daerah. Komunikasi terbangun, jejaring makin kuat, dan semangat kebersamaan tumbuh. Kami juga mengapresiasi perjuangan RSUDMA FC yang tampil maksimal hingga berhasil meraih Juara II,” ungkap dr. Erliyati pada Minggu, 31 Mei 2026.
Ia menambahkan, semangat dari aktivitas olahraga berdampak langsung pada peningkatan mutu SDM rumah sakit. Kondisi fisik bugar, kekompakan tim, dan komunikasi lancar menjadi bekal utama memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.
Suasana kebersamaan sepanjang turnamen membuktikan kerja sama bisa tumbuh lewat banyak jalur, termasuk olahraga. Para peserta tidak hanya memperebutkan gelar juara, tetapi juga bertukar cerita, memperluas jaringan, dan memperkuat ikatan antar tenaga kesehatan.
dr. Erliyati berharap Tour de Java terus digelar dan berkembang, menjangkau lebih banyak rumah sakit di Jawa Timur hingga tingkat nasional. “Harapan kami, Tour de Java menjadi agenda rutin yang menyatukan rumah sakit lewat semangat bertanding dan kerja sama. Semakin solid hubungan antar lembaga, semakin besar pula dampaknya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Pencapaian runner-up RSUDMA FC bukan hanya torehan di klasemen, melainkan bukti nyata semangat keluarga besar RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep. Lewat turnamen ini, para nakes menunjukkan dedikasi tidak berhenti di ruang rawat. Di lapangan, mereka menghidupkan nilai gaya hidup sehat, sportivitas, dan kerja sama tim yang menjadi bagian budaya kerja rumah sakit.
Lebih dari trofi dari Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, RSUDMA FC pulang membawa energi baru: rasa solid, persahabatan lintas rumah sakit, dan keyakinan bahwa kolaborasi adalah kunci meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Madura dan sekitarnya.(itn)
KET. FOTO: Tim sepak bola kebanggaan RSUDMA Sumenep : RSUDMA FC (dok. Istimewa)












