SUMENEP, beritakan.co.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menetapkan 18 atlet pelajar terbaik sebagai kontingen daerah pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional O2SN 2026 tingkat Provinsi Jawa Timur.
Atlet jenjang SD/MI dan SMP/MTs itu dijadwalkan bertanding pada 29 Juni sampai 2 Juli 2026. Mereka akan membawa nama Kabupaten Sumenep di ajang tahunan bergengsi tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Moh. Iksan menyebut, ke-18 atlet terpilih merupakan hasil seleksi ketat yang digelar awal Juni 2026. Para atlet berasal dari berbagai satuan pendidikan dan sudah membuktikan prestasi terbaik di cabang olahraga masing-masing.
“Pembinaan terus kami lakukan secara menyeluruh, meliputi aspek teknik, kondisi fisik, dan kesiapan mental. Pemantauan dari pihak sekolah serta pelatih juga dilakukan secara berkala agar kondisi atlet tetap prima menjelang kompetisi,” jelas Iksan.
Kontingen Sumenep akan turun di lima cabang olahraga: atletik, renang, bulu tangkis, pencak silat, dan panjat tebing. Saat ini seluruh atlet menjalani latihan intensif di bawah pengawasan pelatih masing-masing.
Iksan menegaskan, O2SN punya peran strategis dalam pembinaan olahraga jenjang pendidikan. Ajang ini tidak hanya mengejar medali, tapi juga membentuk karakter, menanamkan sportivitas, serta menambah jam terbang bertanding peserta didik.
“Melalui O2SN, atlet usia sekolah diharapkan mengasah keterampilan teknis sekaligus mendapat pengalaman kompetisi level lebih tinggi. Pengalaman itu bekal penting mencetak atlet berprestasi yang membawa nama baik daerah,” ujarnya.
Dinas Pendidikan Sumenep menaruh ekspektasi tinggi pada kontingen tahun ini. Mengacu capaian O2SN 2025, khususnya cabang pencak silat dan bulu tangkis yang meraih hasil positif, Disdik Sumenep optimis prestasi akan meningkat.
Targetnya jelas: seluruh atlet tampil optimal dan meraih prestasi di setiap cabor serta jenjang yang dipertandingkan.
Iksan juga menekankan pembinaan olahraga pelajar jadi fokus utama Disdik Sumenep. Tujuannya membentuk generasi muda yang sehat, berprestasi, dan kompetitif di tingkat regional maupun nasional.
“Keberhasilan ini butuh sinergi. Sekolah, orang tua, pelatih, dan masyarakat punya peran krusial menjaga motivasi atlet selama kompetisi,” tegasnya.
Dengan persiapan terstruktur dan semangat konsisten, Sumenep menargetkan pengulangan prestasi di O2SN Jatim 2026. Target itu sekaligus memperkuat posisi Sumenep sebagai salah satu pusat pembinaan atlet pelajar di wilayah Madura.(Itn)
KET. FOTO: Kepala Dispendik Sumenep, H.Mohammad Iksan, S.Pd., MT. (Dok.ist)












