SUMENEP, beritakan.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep memperkuat koordinasi dengan Kementerian Perhubungan RI untuk menjamin keberlanjutan dan kualitas layanan transportasi laut di wilayah kepulauan.
Langkah ini disampaikan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat memimpin audiensi bersama jajaran perangkat daerah di Jakarta, Jumat 22/8/2026.
“Transportasi laut bukan sekadar soal mobilitas. Ini adalah urat nadi perekonomian, pendidikan, kesehatan, hingga pemerintahan di kepulauan. Prinsipnya harus lancar, aman, tertib, dan berkelanjutan,” tegas Bupati Fauzi.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab menyoroti sejumlah persoalan krusial terkait pelayanan penyeberangan dari kepulauan ke daratan maupun sebaliknya. Transportasi laut disebut sebagai kebutuhan dasar masyarakat kepulauan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Bupati menjelaskan, pembahasan dengan Kemenhub diarahkan pada 3 agenda prioritas: peningkatan aksesibilitas rute, optimalisasi operasional pelabuhan, dan integrasi sistem pelayanan.
Ia menekankan, konektivitas antarpulau tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi konsisten antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kita ingin melahirkan kebijakan yang tepat sasaran, terukur, dan berpihak langsung pada masyarakat. Tanpa akses pelayaran yang andal, kesenjangan layanan antara daratan dan kepulauan akan terus terjadi,” ujarnya.
Audiensi ini turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Perhubungan, Pariwisata, dan Kebudayaan Achmad Zulkarnain, Kepala BKAD Didik Wahyudi, Staf Ahli Bupati Hizbul Wathan, Joko Satrio, serta Kabag Humas dan Protokol Helmi.
Pemkab Sumenep optimistis penguatan koordinasi ini akan menekan kesenjangan pelayanan secara bertahap. Sistem transportasi laut yang terintegrasi diyakini mampu mempermudah akses masyarakat kepulauan terhadap layanan kesehatan, pendidikan, administrasi pemerintahan, hingga perdagangan.
“Melalui komunikasi intensif dengan Kemenhub, kami menargetkan solusi konkret untuk menjawab kendala yang selama ini dihadapi masyarakat kepulauan,” pungkas Fauzi.
Pemkab menegaskan komitmennya untuk mengawal agar seluruh rute penyeberangan dari pelabuhan dapat beroperasi dengan mengedepankan aspek keselamatan dan kelancaran.(N.tea)












