FOTO: Foto bersama tim futsal RSUDMA (dok/humasRSUDMA)
SUMENEP, beritakan.co.id – Lapangan Surabaya selama tiga hari penuh sorak. 19–21 Agustus 2026, puluhan rumah sakit se-Jawa Timur bertemu di ajang Surabaya Health Test 2026 Boyo Cup untuk saling adu strategi dan sportivitas.
Di tengah ketatnya persaingan itu, muncul tim berjersey merah-putih bermotif kotak yang konsisten memberi tekanan. Mereka adalah skuad futsal RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
Datang bukan hanya membawa nama rumah sakit, tim ini mengandalkan semangat juang dan kekompakan sebagai senjata utama untuk menaklukkan lawan-lawan tangguh sejak babak penyisihan.
Hasilnya terbukti. RSUD Sumenep menutup turnamen antarrumah sakit tersebut dengan mengamankan posisi ketiga.
Penampilan rapi ditunjukkan tim saat laga perebutan juara ketiga. Begitu peluit akhir berbunyi, RSUD Sumenep dipastikan menang atas Hospital FC Sidoarjo dan berhak naik podium.
Perjalanan ke sana tidak mudah. Di fase penyisihan, Tim Sumenep harus bersusah payah menghadapi dua tim kuat utusan RS dr. Kariadi Semarang. Dua kemenangan di babak awal itulah yang mengantar mereka ke laga penentuan posisi ketiga.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi ini. Juara ketiga menjadi kebanggaan bagi RSUD Sumenep dan seluruh keluarga besar rumah sakit,” ujar Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, usai timnya memastikan podium.
Medali perunggu itu didapat setelah kerja keras para pemain sepanjang turnamen terbayar lunas. dr. Erliyati mengapresiasi perjuangan seluruh skuad yang berhasil mengharumkan nama rumah sakit di level kompetisi bergengsi antarrumah sakit.
Bagi dr. Erliyati, keikutsertaan di turnamen ini bukan semata mengejar gelar. Ada nilai lain yang ingin dijaga.
“Kompetisi ini bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan serta membangun sportivitas,” ujarnya.
Ia menekankan, kekompakan adalah modal utama tim untuk melangkah lebih jauh. Nilai kebersamaan inilah yang menurutnya harus terus dipelihara, karena dari situlah lahir kekuatan tim yang sesungguhnya.
“ Saya berharap kekompakan dan semangat tim terus dijaga. Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik ke depan,” tambahnya.
Medali perunggu dari Surabaya Health Test 2026 Boyo Cup bagi tim futsal RSUD Sumenep ternyata menyimpan makna lebih dari sekadar trofi. Bagi keluarga besar RSUD Sumenep, raihan itu menjadi cermin nyata dari kerja tim yang selama ini dibangun, baik di dalam maupun di luar rumah sakit.
Capaian ini diharapkan menjadi bahan bakar baru. Target ke depan: kemampuan terus diasah, latihan makin intens, dan siap kembali mengukir prestasi di kompetisi berikutnya.
Di balik hasil tersebut, dr. Erliyati juga menyampaikan apresiasi kepada manajer, official, pelatih, hingga seluruh pihak yang sudah mendukung tim sepanjang kompetisi.
“Terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, official, dan manajemen yang telah memberikan dukungan. Semoga prestasi ini terus berkembang,” pungkas dr. Erli, sapaan akrabnya.(EG)












