BAPPEDA Sumenep Juara 1 dari 6 Stand Terbaik MCF #4 Lewat Konsep Pendopo Agung Berbasis Data

FOTO: Bupati Sumenep Kunjungi Stand BAPPEDA di Madura Culture Fest#4. Bupati Sumenep didampingi Kepala BAPPEDA Sumenep berfoto bersama jajaran BAPPEDA di Stand BAPPEDA Sumenep pada kegiatan Madura Culture Fest#4 (dok/Bappeda)

SUMENEP, beritakan.co.id – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep dinobatkan sebagai Juara 1 dari 6 Stand Terbaik dalam Pameran Madura Creative Festival (MCF) #4 yang digelar di Sumenep, Kamis (3/9).

Kemenangan ini diraih lewat konsep unik yang memadukan filosofi Keraton Pendopo Agung Sumenep dengan visualisasi data perencanaan pembangunan daerah.

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S. TP., M. Si., IPU., ASEAN Eng mengatakan pemilihan Pendopo Agung bukan semata karena nilai estetikanya. Bangunan itu mengandung filosofi kepemimpinan, musyawarah, dan tata kelola pemerintahan yang mengakar di Sumenep.

“Pendopo Agung itu simbol pusat pengambilan keputusan yang berpihak pada rakyat. Filosofi itu kami jadikan cermin dalam menyusun perencanaan. Jadi pembangunan Sumenep ke depan harus berakar pada budaya, mengedepankan kebersamaan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Arif.

Di dalam stand, pengunjung disuguhi ornamen khas keraton yang dipadukan dengan visualisasi 5 program prioritas RPJMD, data perencanaan berbasis wilayah, hingga simulasi pembangunan. Perpaduan unsur tradisional dan data modern inilah yang menjadi penilaian utama dewan juri hingga Bappeda keluar sebagai stand terbaik nomor 1.

Arif menegaskan, piala ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Bappeda, dari penyusunan konsep, desain, hingga pelayanan ke pengunjung.

“Alhamdulillah. Ini berkat kebersamaan dan kekompakan tim. Semoga jadi motivasi untuk terus bekerja dengan semangat yang sama dalam melayani dan membangun Sumenep,” tambahnya.

MCF#4 merupakan agenda tahunan Pemkab Sumenep untuk menampilkan capaian pembangunan, produk UMKM, dan kreativitas OPD. Tahun ini diikuti puluhan OPD dan ratusan UMKM se-Madura dengan mengusung tema penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

Dengan raihan ini, Bappeda Sumenep diharapkan terus menjadi motor penggerak perencanaan yang tidak hanya berbasis data, tapi juga berjiwa budaya Sumenep. (EG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *