SUMENEP, beritakan.co.id – Menjalani pekan pertama masa tugasnya, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, S. H., M.H. langsung tancap gas. Ia menegaskan bahwa seluruh program kerja Disperkimhub ke depan akan disusun berdasarkan pemetaan kebutuhan riil masyarakat, baik di daratan maupun di wilayah kepulauan.
Hal tersebut disampaikan Dadang usai mengikuti rangkaian kegiatan pemerintahan sepekan pasca pelantikan. Menurutnya, sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang bersentuhan langsung dengan pelayanan dasar, Disperkimhub memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan mobilitas dan kenyamanan masyarakat. “Instansi kami memprioritaskan program yang dicanangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Saat ini tim kami sedang memetakan kebutuhan prioritas, khususnya di sektor perhubungan dan pengaturan lalu lintas,” ujar Dadang.
Sebagai kabupaten dengan gugusan pulau terbanyak di Jawa Timur, persoalan transportasi laut menjadi isu strategis di Sumenep. Dadang menyoroti pentingnya peningkatan akses pelayaran agar masyarakat kepulauan tidak lagi mengalami kesulitan dalam mobilitas. “Ketersediaan layanan operator pelayaran yang lebih rutin akan menjadi salah satu kajian utama kami dalam penyusunan program ke depan. Ini penting agar masyarakat kepulauan memiliki akses transportasi laut yang pasti,” jelasnya.
Ia menilai, kepastian jadwal pelayaran berdampak langsung pada sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan distribusi logistik. Dengan transportasi laut yang teratur, disparitas harga antara daratan dan kepulauan juga diharapkan bisa ditekan. “Kami ingin memastikan masyarakat di pulau-pulau memiliki akses yang setara. Tidak boleh ada kesenjangan layanan antara daratan dan kepulauan,” tegasnya.
Selain transportasi, Dadang juga menyoroti pentingnya penyediaan Penerangan Jalan Umum atau PJU. Menurutnya, PJU adalah fasilitas dasar yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. “Penyediaan PJU menjadi prioritas kami. Dengan penerangan yang memadai, mobilitas masyarakat dalam beraktivitas akan meningkat. Yang paling penting, ini memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang berkendara, khususnya di malam hari,” ujarnya. Ia menambahkan, peningkatan kualitas PJU juga mendukung pertumbuhan ekonomi malam hari dan menekan potensi kecelakaan serta kriminalitas.
Di akhir penyampaiannya, Dadang menekankan pentingnya kolaborasi dan penggunaan data dalam menyusun program. Ia tidak ingin Disperkimhub bekerja berdasarkan asumsi semata. “Kami tidak ingin membuat program di atas meja saja. Semua harus berbasis data dan masukan dari masyarakat. Agar setiap anggaran yang kita belanjakan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat.” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa di bawah kepemimpinannya, Disperkimhub akan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan berbasis kebutuhan. Dengan semangat baru ini, Disperkimhub Sumenep diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam mewujudkan infrastruktur perumahan, permukiman, dan perhubungan yang lebih baik, selaras dengan visi Kabupaten Sumenep yang Berdaya dan Bermartabat.(N.tea)












