SUMENEP, beritakan.co.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman Kantor DPMD Sumenep, Selasa malam, 15 September 2026 pukul 19.00 WIB hingga selesai. Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Mewujudkan Masyarakat yang Berdaya, Mandiri dan Bermartabat” ini dihadiri oleh Kepala DPMD Kabupaten Sumenep Drs. Achmad Dzulkarnain, M.H., Sekretaris, para Kepala Bidang, beserta ibu-ibu DWP seluruh keluarga besar DPMD Sumenep.
Rangkaian peringatan Maulid diawali dengan penuh kepedulian melalui santunan kepada anak yatim sebagai wujud nyata meneladani kasih sayang Rasulullah SAW kepada sesama. Suasana haru dan kebersamaan begitu terasa di awal kegiatan. Selanjutnya acara pembukaan dilaksanakan secara resmi dipandu pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan dengan khidmat, membuat seluruh hadirin larut dalam kekhusyukan. Lantunan merdu ayat suci kemudian disambung dengan pembacaan sholawat Nabi secara bersama-sama oleh seluruh keluarga besar DPMD dan ibu-ibu DWP. Gema sholawat menggema di halaman kantor, menambah kekhidmatan malam peringatan Maulid.
Memasuki acara inti, sambutan Kepala DPMD Kabupaten Sumenep Drs. Achmad Dzulkarnain, M.H. disampaikan dengan penuh makna. Ia menegaskan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar seremonial. “Peringatan Maulid Nabi ini kami jadikan pengingat bahwa tugas kami di DPMD adalah melayani dengan hati, jujur, dan ikhlas seperti teladan Rasulullah. Akhlak beliau menjadi panduan kami dalam memberdayakan masyarakat dan desa agar benar-benar berdaya, mandiri, dan bermartabat,” tegas Drs. Achmad Dzulkarnain, M.H.
Lebih lanjut beliau menegaskan, penguatan karakter ASN DPMD melalui kegiatan keagamaan diharapkan dapat meningkatkan integritas, kebersamaan, dan semangat kerja dalam mengawal program pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa. Puncak acara diisi dengan ceramah agama / mauizah hasanah yang disampaikan oleh KH. Imam Hasyim, S.H., M.H. yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Sumenep. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh ASN untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam bekerja.
“Rasulullah adalah suri teladan dalam hal kejujuran, amanah, dan kepedulian kepada umat. Jika nilai-nilai ini kita terapkan dalam birokrasi, khususnya di DPMD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat desa, maka Insya Allah program pemberdayaan akan berjalan lebih berkah dan tepat sasaran,” tutur KH. Imam Hasyim, S.H., M.H. Wakil Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat desa dalam membangun kemandirian. Menurutnya, desa yang kuat akan melahirkan kabupaten yang kuat.
Rangkaian peringatan Maulid Nabi kemudian ditutup dengan doa dan penutup bersama untuk keselamatan bangsa, kemajuan Kabupaten Sumenep, serta keberkahan dalam setiap program yang dijalankan DPMD. Acara berlangsung khidmat, lancar, dan penuh kekeluargaan hingga akhir. DPMD Kabupaten Sumenep berkomitmen untuk terus menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai landasan dalam setiap kebijakan dan program, guna mewujudkan desa yang mandiri, masyarakat yang sejahtera, dan birokrasi yang berakhlakul karimah. (If)












