Daerah  

Jelang ANBK dan TKA 2026, Kacabdin Sumenep Dr. Rusliy Siagakan Satgas Mutu Hingga Kepulauan

FOTO: Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sumenep Dr. Rusliy, M. Pd menyiagakan Satgas Pemetaan Mutu Pendidikan untuk menyukseskan ANBK dan TKA 2026 jenjang SMA/SMK/SLB se-daratan hingga kepulauan Sumenep. (dok/Cabdin)

SUMENEP, beritakan.co.id – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Sumenep menyiagakan Satgas Pemetaan Mutu Pendidikan untuk menyukseskan pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh SMA, SMK, dan SLB Negeri/Swasta di daratan dan kepulauan Sumenep siap secara infrastruktur dan SDM.

Kepala Cabdin Wilayah Sumenep, Dr. Rusliy, M.Pd, menegaskan, AN dan TKA adalah dua agenda penting yang sasarannya sama-sama siswa kelas XII dan menjadi potret mutu pendidikan di Sumenep.

“ANBK adalah cermin. Dari sini kita akan tahu potret kita, di mana kelemahan literasi, numerasi, dan karakter siswa. Target saya, 70 persen sekolah di Sumenep harus mengalami peningkatan literasi dan numerasi pada Rapor Pendidikan 2027,” tegas Dr. Rusliy.

Dr. Rusliy menjelaskan, sesuai kebijakan terbaru Kemendikdasmen 2026, pelaksanaan AN dan TKA akan diintegrasikan dengan sasaran yang sama yaitu siswa kelas XII.

“Perlu dipahami bersama. AN itu untuk memotret mutu sekolah, hasilnya berupa Rapor Pendidikan. Sedangkan TKA itu untuk capaian akademik individu siswa kelas 12, hasilnya berupa Sertifikat Hasil TKA yang bisa digunakan untuk melanjutkan kuliah dan melamar kerja,” jelasnya.

“Aturan baru 2026, siapapun siswa kelas XII yang mendaftar TKA, otomatis menjadi peserta AN. Artinya, jika satu sekolah tidak ada siswa kelas XII yang mendaftar TKA, maka Rapor Pendidikan sekolah tersebut tidak akan terbit. Ini yang kita jaga,” imbuhnya.

Untuk meningkatkan hasil AN dan TKA, Cabdin Sumenep telah mendorong berbagai strategi di sekolah. Mulai dari simulasi TKA, bimbingan khusus (Bimsus), latihan soal rutin, tryout berjenjang, hingga belajar mandiri di perpustakaan.

“Strategi ini kita jalankan serentak baik di daratan maupun kepulauan. Semua sekolah kita minta aktif melaksanakan simulasi, bimsus, dan tryout agar anak-anak terbiasa dengan model soal TKA dan AN,” ujar Dr. Rusliy.

Untuk itu, Satgas Cabdin juga akan turun langsung melakukan monitoring gladi bersih dan simulasi, terutama di wilayah kepulauan seperti Masalembu, Sapeken, dan Arjasa untuk memastikan server, listrik, dan jaringan aman.

“Kami ingin pelaksanaan AN untuk kelas XII dan TKA untuk kelas XII ini berjalan dengan prinsip jujur, objektif, dan berintegritas. Kami tidak mengejar nilai tinggi dengan cara curang, tapi potret yang jujur untuk perbaikan,” pungkasnya.

Berdasarkan jadwal resmi dari Kemendikdasmen, pelaksanaan AN dan TKA SMA/SMK Tahun 2026 akan berlangsung pada tanggal 26 – 29 Oktober dan 2 – 5 November 2026.(If)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *