SUMENEP, beritakan.co.id – Baru beberapa hari dilantik sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep, Hakiki Maulana Firmansyah langsung tancap gas melakukan pembinaan dan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di depan area RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
Langkah cepat ini menjadi bukti komitmen pejabat baru tersebut dalam menjaga ketertiban umum di ruang publik vital.
Hakiki menegaskan, penataan PKL di kawasan RSUD tersebut dilakukan secara humanis dan persuasif dengan mengedepankan pendekatan dialogis dan edukasi.
“Pembinaan dan penataan PKL kami lakukan secara humanis dan persuasif, mengedepankan pendekatan dialogis dan edukasi agar pedagang paham pentingnya menjaga ketertiban di ruang publik,” ujar Hakiki, Rabu (24/09/2026).
Mantan Camat Kalianget itu memahami bahwa PKL merupakan bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat yang harus tetap berjalan, namun dengan tetap memperhatikan aturan kebersihan, ketertiban dan hak masyarakat lainnya.
Menurutnya, area RSUD merupakan ruang pelayanan publik vital yang harus bersih dan menjadi ruang yang aman serta nyaman bagi semua, terutama bagi pasien dan keluarga pasien yang membutuhkan akses cepat.
“Oleh karena itu, keberadaan PKL di depan RSUD perlu ditata agar tidak mengganggu akses ambulans, fasilitas umum dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya.
Langkah ini sejalan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Sumenep tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, dimana penataan ruang publik menjadi prioritas untuk menciptakan kota yang tertib tanpa mematikan ekonomi kerakyatan.
Hal tersebut juga mendukung agenda besar Pemerintah Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo untuk mewujudkan Sumenep yang unggul, mandiri dan sejahtera dengan wajah kota yang bersih dan berkeadilan bagi semua.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga ketertiban fasilitas umum, dan PKL dapat berjualan di zona yang tidak mengganggu. Penataan akan terus kami lakukan secara berkelanjutan dan bertahap sesuai ketentuan peraturan yang berlaku,” pungkasnya.(Eb)












